Powered By Blogger

Sabtu, 15 Maret 2014

Ikaal.. apa kabar?

Malam. Aku yakin kau masih belum terjaga di ujung sana. Iya, kau. Entah kenapa seluruh isi otak seakan akan telah menyudutkan sosoknya. Dalam fikiran, dalam hati, untuk saat ini. Aku tau ini salah, teramat salah. Tapi.. masyaAllah.. dia bener-bener mirip.. yang di smada lah, yang di film lah.. kenapa bayang-bayang itu harus selalu ada dan menghantui. Iya, aku tau konsekuensi. Ini benar-benar gila. Mengapa aku memikirkan seseorang yang belum tentu menjadi masa depanku? Aih, boro-boro masa depan. Bagian hidupku mungkin aja enggak.. Tapi setiap liat seseorang yang mirip.. entah kenapa aku jadi cengeng, tiba-tiba nangis.. atau mungkin terlalu menghayati (?) entahlah. Flashback ke satu tahun yang lalu.. yaAllah.. betapa masih tergambar jelas guratan wajahnya.. wajah yang menenangkan hati setiap orang yang dia kenal, wajah yang bisa menghibur orang yang sedih hatinya, wajah penenang, wajah berwibawa, semoga selalu diberi kebagiaan ya... untuk orang yang sedang berada di ujung sana.. hanya lewat doa aku menyampaikan harapan, hanya dalam diam dan keheningan, aku menyimpan suatu kerinduan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar